RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan pendidikan
: Madrasah Stanawiyah
Mata Pelajaran
: Al-qur’an Hadist
Kelas/Semester
: VIII/Semester I
Materi Pembelajaran
: Hukum Bacaan Nun Mati
Waktu
: 1x pertemuan (40 menit)
A. Standar
Kompetensi
Menerapkan
hukum tajwid dalam membaca alqur’an
B. Kompetensi Dasar
Ø Menjelaskan
pengertian nun mati
Ø Mengidentifikasi
bentuk dan contoh hukum nun mati
Ø Menunjukkan
bacaan-bacaan yang terdapat hukum bacaan nun mati
C. Indikator
Ø Dapat
menjelaskan pengertian hukum nun mati
Ø Dapat
memberitahukan hukum bacaan nun mati
Ø Dapat
menunjukkan contoh-contoh hukum bacaan nun mati
D. Tujuan Pembelajaran
Ø Siswa dapat
menjelaskan pengertian hukum nun mati
Ø Siswa dapat
mengetahui hukum nun mati
Ø Siswa dapat
menunjukkan bacaan yang terdapat hukum nun mati
E. Materi Pembelajaran
Ø Pengertian
hukum bacaan nun mati
Hukum
Nun Mati dan Tanwin maksudnya adalah tatacara membaca Nun Mati atau Tanwin
dalam suatu bacaan. Tanwin adalah nun mati yang ada pada akhir kalimat isim
didalam melafadhkannya atau menyuarakannya tapi bukan didalam tulisannya.”
B. Pembagian Hukum Nun Mati dan Tanwin
1.Idhar
Menurut bahasa,arti idhar adalah jelas atau tampak. Sedangkan menurut istilah adalah melafadhkan huruf idhar dari makhrojnya dengan suara jelas atau terang dengan tanpa disertai mendengung (bilaghunnah)
Jumlah huruf idhar ada enam yaitu ء هـ ع ح غ خ
Menurut bahasa,arti idhar adalah jelas atau tampak. Sedangkan menurut istilah adalah melafadhkan huruf idhar dari makhrojnya dengan suara jelas atau terang dengan tanpa disertai mendengung (bilaghunnah)
Jumlah huruf idhar ada enam yaitu ء هـ ع ح غ خ
Huruf diatas dinamakan juga dengan istilah “Halqi”, dikarenakan
keenam huruf tersebut tempat keluarnya adalah berada di tenggorokan. Cara
membacanya : Jika ada nun mati atau tanwin yang bertemu dengan salah satu dari
huruf halaq yang enam tersebut, maka harus dibaca dengan suara terang atau
jelas, baik bertemunya itu dalam satu kalimat atau dilain kalimat.
2. Idghom
Idghom menurut bahasa adalah memasukkan sesuatu kepada sesuatu, sedangkan menurut istilah, idghom adalah bertemunya huruf yang mati dengan huruf yang hidup, sehingga ketika dibaca akan serupa dengan huruf yang bertasydid.
Macam-Macam Idghom
21. Idghom bighunnah :
Idghom artinya memasukkan sesuatu kepada sesuatu, Bi Ghunnah artinya dengan disertai suara dengung.Yaitu apabila ada nun mati atau tanwin yang bertemu dengan salah satu huruf empat, yaitu : ي, ن , م , و
Idghom menurut bahasa adalah memasukkan sesuatu kepada sesuatu, sedangkan menurut istilah, idghom adalah bertemunya huruf yang mati dengan huruf yang hidup, sehingga ketika dibaca akan serupa dengan huruf yang bertasydid.
Macam-Macam Idghom
21. Idghom bighunnah :
Idghom artinya memasukkan sesuatu kepada sesuatu, Bi Ghunnah artinya dengan disertai suara dengung.Yaitu apabila ada nun mati atau tanwin yang bertemu dengan salah satu huruf empat, yaitu : ي, ن , م , و
Cara membacanya : Huruf pertama yang berupa nun mati dan tanwin dimasukkan
ke huruf yang kedua dengan disertai dengung .
22. Idghom bila ghunnah
Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari dua huruf yaitu : ل dan ر
Cara membacanya : Huruf pertama yang berupa nun mati atau bertanwin dimasukkan kesalah satu dari dua huruf dengan tidak disertai suara dengung ( Bilaghunnah ).
Contoh :
Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari dua huruf yaitu : ل dan ر
Cara membacanya : Huruf pertama yang berupa nun mati atau bertanwin dimasukkan kesalah satu dari dua huruf dengan tidak disertai suara dengung ( Bilaghunnah ).
Contoh :
3. Iqlab
Arti menurut bahasa yaitu membalik atau menukar. Sedang menurut istilah adalah menjadikan huruf pada tempatnya huruf yang lain disertai dengan dengungan (ghunnah).
Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ب. Cara membacanya huruf pertama yang berupa nun mati atau tanwin diganti/ditukar menjadi suara mim karena bertemu dengan huruf ب
Arti menurut bahasa yaitu membalik atau menukar. Sedang menurut istilah adalah menjadikan huruf pada tempatnya huruf yang lain disertai dengan dengungan (ghunnah).
Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ب. Cara membacanya huruf pertama yang berupa nun mati atau tanwin diganti/ditukar menjadi suara mim karena bertemu dengan huruf ب
4. Ikhfa’
Apabila ada nun mati atau tanwin yang bertemu dengan salah satu huruf lima belas yaitu: (ت), tsa (ث), jim (ج), dal (د), dzal (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), shad (ص), dhad (ض), tha (ط), zha (ظ), fa (ﻑ), qof (ق), dan kaf (ك), Cara membacanya: Huruf pertama yang berupa nun mati atau tanwin dibaca dengan suara samar karena bertemunya dengan salah satu huruf lima belas tersebut.
Apabila ada nun mati atau tanwin yang bertemu dengan salah satu huruf lima belas yaitu: (ت), tsa (ث), jim (ج), dal (د), dzal (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), shad (ص), dhad (ض), tha (ط), zha (ظ), fa (ﻑ), qof (ق), dan kaf (ك), Cara membacanya: Huruf pertama yang berupa nun mati atau tanwin dibaca dengan suara samar karena bertemunya dengan salah satu huruf lima belas tersebut.
F. Metode Pembelajaran
Ø Ceramah
Ø Tanya jawab
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan
Pendahuluan (10 menit)
Ø Guru mengkondisikan siswa dengan mengatur posisi
tempat duduk.
Ø Guru memberi salam pembuka dan
meminta perwakilan kelas untuk memimpin berdo’a.
Ø Untuk menarik perhatian siswa, guru
memberikan suatu permainan yang memicu semangat belajar siswa.
Ø Kegiatan Inti (20 menit)
Ø Guru menyampaikan materi dengan
metode ceramah.
Ø Siswa mencermati penjelasan guru
sambil mencatat hal-hal yang penting.
Ø Guru memberikan kartu indeks untuk
menulis pertanyaan yang belum dipahami ketika penyampaian materi.
Ø Guru mengumpulkan kartu indeks yang
telah berisi pertanyaan kemudian membaginya kembali secara acak.
Ø Guru meminta relawan untuk menjawab
pertanyaan yang telah diterima.
Ø Guru memberikan kesempatan bagi
siswa yang ingin menyanggah ataupun menambahi.
Ø Guru menambahi pejelasan dan
mengklarifikasi jawaban.
2. Kegiatan
Penutup (10 menit)
Ø Untuk mengurangi kejenuhan setelah pemberian materi
dan tanya jawab, guru menyimpulkan materi dengan suatu permainan.
Ø Guru meminta 2 kelompok relawan
masing-masing 3-4 siswa maju kedepan untuk membuat suatu permainan.
Ø Guru menyimpulkan point-point
tentang materi.
Ø Guru meminta perwakilan kelas
memimpin untuk berdo’a.
Ø Guru memberikan motifasi siswa untuk
selalu tetap semangat belajar dan guru memberi salam penutup.
H. Sumber Belajar
1. Buku
Membangun Aqidah dan Akhlak 2 untuk Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Penerbit PT
Tiga Serangkai Solo
2. Al Qur’an
dan terjemahnya
3.
Buku lain yang
relevan
I. Penilaian
1. Teknik
Tes lisan
2. Bentuk instrument
Penugasan
3. Instrumen
Siswa
diminta memberikan pertanyaan dan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan siswa
lain.
|
Mengetahui,
Kepala Madrasah
……………………….
NIP.
|
kotabumi, 1 April 2013
Guru Aqidah Akhlak
……………………….
NIP.
|
Saran Kepala Madrasah :
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………
Tidak ada komentar:
Posting Komentar